Dewa Judi Black Jack Yang Kalahkan Kasino Di Dunia Nyata

Slot Online~Budaya bermain judi kerap anda lihat dan jumpai di sekian banyak film-film besutan Hongkong. Tapi sebenarnya, Amerika-lah yang punya kebiasaan judi sangat mendunia. Bagaimana tidak, kota judi terbesar di dunia terdapat di negeri Paman Sam, yakni laksana Las Vegas dan Atlantic City. Di dua kota ini paling mungkin anda temui semua penjudi yang benar-benar berbakat dan ahli. Para penjudi di Las Vegas dan Atlantic City bukan hanya jago dalam menguasai situasi, namun pun pandai dalam hitungan matematis. Para penjudi itu lebih tidak sedikit menggunakan logika yang menciptakan mereka sering jadi raja dalam arena permainan. Nah, salah satu para penjudi hebat di Las Vegas, terdapat 5 penjudi yang kemampuannya memang diatas rata-rata sampai-sampai sangat pantas disebut dewa judi. Penasaran? lanjut baca artikel ini.

 

Edward Thorp

Edward Thorp ialah bapak card counting atau penghitungan kartu. Di samping itu, Edward Thorp pun seorang penemu sistem penghitungan dan menyandang gelar profesor matematika dan fisika. Pada mula tahun 60, ia dan seorang temannya, Claude Shannon pergi ke Las Vegas sebab tertarik dengan permainan Black Jack. Setelahnya, Edward lalu beranggapan keras menggali rumus perhitungan di balik permainan Black Jack. Meski komputer yang ia gunakan punya keterampilan yang jauh lebih rendah dengan komputer sekarang, namun Edward dapat menemukan penghitungan dasar Black Jack melewati sebuah sistem yang ia rancang sendiri. Berkat formula buatannya, di peluang kesatu Edward langsung dapat meraup 70 ribu dolar dalam sehari di arena judi Las Vegas. Setelahnya, Edward terus dapat menang dan sempat membuatnya dicurigai melakukan curang dan diusir dari Kasino. Edward sendiri lantas memutuskan menulis kitab kesatunya mengenai hitungan matematis judi berjudul ‘Beat Dealer’ pada tahun 1962 yang langsung jadi best seller.

 

Richard Marcus

Kalau Edward Thorpe terkenal sebab kejeniusannya, beda lagi dengan Richard Marcus. Si Richard tidak sedikit menang dalam arena judi sebab berperilaku curang. Ia bakal bermain di meja roulette dan melulu bertaruh dengan tiga buah chip $5. Saat menang, Richard bakal berteriak kegirangan sebab di bawah chip $5 tersebut ada tersembunyi chip $500. Tapi andai kalah, maka diam-diam Richard akan memungut chip $500 tersebut sampai-sampai ia melulu akan merugi sejumlah $15. Sebenarnya trik yang dilaksanakan Richard ini hanyalah ilusi kecepatan tangan saja, namun jelas gagasan yang brilian. Pada kesudahannya Richard memang tertangkap dan dihukum, namun ia minimal sudah sukses mengantongi 5 juta dollar lewat trik ini dari kasino di Amerika.

 

MIT Blackjack Team

Bagi semua penggemar judi Black Jack, barangkali tidak terdapat yang tidak tahu sepak terjang MIT Blackjack Team ini. Ya, Grup judi satu ini familiar di semua dunia berkat aksinya yang spektakuler ketika berada di meja judi. Cerita bermula saat anggota kesebelasan MIT ini bertemu di Institut dan Teknologi Massachusetts tahun 90-an. Pertemuan mereka tidak sedikit membahas soal perhitungan blackjack dengan menggunakan sistem berbasis statistik. Kelompok yang beranggotakan semua mahasiswa di kampus tersebut kemudian menyuruh seorang investor untuk memodali pertarungan perdana mereka di Las Vegas. Tanpa diduga, MIT Blackjack Team ini langsung dapat meraup keuntungan sampai 400 ribu dolar Amerika. Dalam perjalanannya, MI Blackjack Team ini kemudian menjajal seluruh arena judi baik di Amerika maupun Eropa sampai akhirnya berhenti. Namun saat menyimpulkan pensiun, MIT Blackjack diberitakan sudah sukses mengantongi pendapatan sebesar 5 juta dollar AS atau selama Rp 73,4 miliar.

 

Tommy Glenn Carmichael

Tommy Glenn Carmichael ialah salah satu orang licik dalam permainan judi slot. Ia tidak jarang kali punya trik guna mencurangi mesin slot sampai-sampai membuatnya terus menang. Bahkan meskipun Kasino-Kasino besar mengubah mesinnya, Tommy rela pergi ke pabrik pembuat mesin Kasino dengan menyamar sebagai pelanggan demi menyaksikan sistem yang terdapat di dalamnya. Setelah memahami trik yang terdapat di dalam mesin, selanjutnya Tommy menciptakan sebuah alat eksklusif yang akan membuatnya menang. Berkat aksinya tersebut, Tommy berhasil mengantongi penghasilan sebesar 10 ribu dolar Amerika. Tapi sesudah kecurangannya terbongkar, Tommy akhirnya diciduk dan dijatuhi hukuman.

 

Ida Summers

Berbeda dengan 4 penjudi ruang belajar dewa diatas, penjudi satu ini ialah seorang perempuan yang mempunyai nama Ida Summers. Di tahun 60 sampai 70-an, ia sukses memperoleh deviden yang berlipat ganda berkat aksi cerdiknya di meja kasino. Ida Summers diketahui punya kiat khusus dalam menggulungkan meja lawan, yakni ‘hand mucking’ dan ‘switching in coolers’. Hand mucking ialah teknik menyembunyikan kartu yang telah dikeluarkan dan bakal mengeluarkannya lagi saat dirasa bakal menguntungkan dirinya. Cara tersebut pasti sangat riskan pada masa tersebut karena segala format kecurangan di meja judi tidak se’ramah’ masa kini hukumannya.

 

Leave a Comment